Aliansi Makapetor Bantah Dukung Graha Religi
Topik Terkait
MANADO-Aliansi Makapetor Manado meluruskan perihal kehadiran LSM tersebut di momentum peletakan batu Graha Religi, di lahan Eks Kampung Texas, Senin lalu. Salah satu pimpinan Aliansi Makapetor Wellem S Kumaunang menjelaskan, kehadiran personil Aliansi Makapetor, bukan wujud dukungan pembangunan Graha Religi. “Kami memang diundang hadir. Tapi bukan bentuk dukungan. Kebijakan membangun Graha Religi di mata Aliansi Makapetor bukan memecahkan persoalan,” tutur Kumaunang didampingi Liberty Roeroe, saat mengklarifikasi pemberitaan Radar Manado, edisi Rabu (10/6) di Kantor Graha Pena, kemarin malam. Kata Kumaunang, harusnya Pemkot Manado menjalankan kebijakan awal untuk membangun Taman Wisata Religi yang sudah dirancang sesuai payung hukum. Kemudian lanjut dia, mengenai tuntutan Aliasi Makapetor yang ditulis 23 Maret 2015 lalu, itu yang mesti dijalankan pemerintah. “Kalau Graha Religi ini, kami belum pernah diajak berdiskusi. Itu bukan keputusan bersama, tapi sepihak,” singgung Kumaunang.
Ia mendesak pemerintah, membangun Taman Wisata Religi sebagai sudah diatur berdasarkan payung hukum. “Jangan pemerintah yang membuat aturan, pemerintah lagi yang melanggar,” jelas Kumaunang.
Sebelumnya, Senin (8/6), GS Vicky Lumentut Wali Kota Manado meletakan batu pertama pembangunan Graha Religi di lahan Eks Kampung Texas Kota Manado. Pembangunan Graha Religi itu menurut wali kota, demi meningkatkan kerukunan hidup umat beragama. Vicky Lumentut menyampaikan, Graha Religi sebagai simbol kerukunan di Kota Manado perlu mendapat dukungan semua kalangan. Apalagi, lanjut GSVL sapaan akrab Lumentut keberadaan Graha Religi yang berdampingan dengan Masjid Al-Khairiyah Kota Manado, sehingga memberikan gambaran tentang indahnya kebersamaan di Kota Manado. ”Hari ini merupakan momentum bersejarah bagi warga Kota Manado dan pemerintah Kota Manado dimana kali pertamanya kita secara resmi melakukan peletakan batu pertama Graha Religi yang merupakan simbol penyatu antar umat beragama. Kita di Kota Manado yang sangat dikenal dengan toleransi dan hidup rukun berdampingan, mari terus dijaga ini sebagai potensi positif dalam kita membina hubungan kebersamaan,” ujar GSVL. (kim)

