Final, Banteng Usung MJL-MM di Bitung
Topik Terkait
RADARMANADO.COM, BITUNG-Konstelasi politik jelang pilwako Bitung kembali berubah, terutama di tubuh PDIP. Pasalnya, sempat heboh, PDIP telah menetapkan Maximilian Jonas Lomban (MJL) berpasangan dengan Eva Sarundajang, tapi ternyata kemarin berubah lagi. PDIP memastikan yang akan mendampingi MJL adalah Maurits Mantiri (MM), yang tak lain adalah Ketua PDIP Bitung saat ini.
Hal ini dibenarkan MJL, yang juga Wakil Wali Kota Bitung ini, saat dimintai tanggapan semasih di Kantor PDIP Pusat di Jalan Diponegaroro, Jakarta. Menurutnya, sudah final, yang akan berpasangan dengan dia adalah MM.
“Iya benar. Sudah final. Saya berpasangan dengan Ir Maurits Mantiri,” ujarnya. Lanjut MJL, dia pun optimis, bersama dengan MM bisa memenangan pertarungan pilwako Bitung. “Saya optimis kita menang,” katanya.
MM juga membenarkan hal ini. Menurutnya, itu adalah keputusan terakhir DPP PDIP. “Ia, sudah diputuskan. Saya posisi papan dua,” akunya.
Wakil Ketua PDIP Sulut, Sandra Rondonuwu ketika dimintai tanggapan turut mengukuhkan hal ini. Menurutnya, memang penentuan siapa yang akan maju dan berpasangan di Bitung sangat alot.
Dia juga membenarkan, sebelumnya telah keluar nama Eva Sarundajang mendampingi MJL. Tetapi, karena ada masukan dan pertimbangan lain, sehingga Eva diganti dengan MM.
“Yang jelas, ada hal-hal lain yang menjadi pertimbangan DPP. Itu menjadi urusan internal dan keputusan DPP sudah bulat pasangan MJL-MM. Prinsipnya, DPP menilai dengan mengusung pasangan ini maka peluang menang akan lebih besar lagi,” tandasnya.
Sementara itu, partai lain yang sudah memastikan mengusung calon yaitu PKPI. PKPI mengusung Hengky Honandar (HH) dan Fabian Kaloh (FK) lewat SK yang diterbitkan Rabu (22/7). HH dan FK pun langsung bergerak melakukan konsolidasi.
Sementara yang masih menunggu kepastian pasangan adalah Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL). Tapi dipastikan HKL mendapatkan kendaraan pengusung. Karena Gerindra, PKB, dan PAN sudah memastikan mendukung HKL. Partai Demokrat juga dikabarkan mengerucut ke HKL. Untuk menjadi pendamping HKL menguat dua nama: Maya Dundu dan Cindy Wurangian.
Menurut sejumlah pengamat, pilwako Bitung akan sangat seru. Karena semua kandidat sama kuat, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Masing-masing pasangan sangat berpeluang. Tinggal siapa yang lebih kerja keras. Itu penentunya,” ujar pengamat politik Bitung, Steven Luntungan.
Sementara, pengamat politik Sulut, Dr Ferry Liando menilai, majunya tiga pasangan ini, akan membuat pertarungan Pilwako Bitung menjadi enak ditonton. Karena, semuanya punya basis massa dan finansial.
“Ya, sudah pasti masih sulit untuk ditebak siapa yang akan menang. Kalau keterwakilan, mungkin semuanya ada kelebihan dan kekurangan. Tinggal bagaimana para calon melengkapinya, kemudian diantisipasi untuk mencapai kemenangan,” ungkapnya.
Prinsipnya, lanjut Liando, masyarakat harus pintar-pintar memilih. Kira-kira siapa yang bisa memajukan Bitung ke depan. “Karena pemilihan 9 Desember akan menentukan arah ke mana Bitung berkembang,” ujar Liando.(kys/scr)





