Proyek Jalan Togid-Dodap Terancam Dihentikan
Topik Terkait
BOLTIM — Proyek jalan penghubung Desa Togid-Dodap terancam dihentikan pengerjaannya. Ini terjadi karena tanah potongan gunung untuk pembuatan jalan itu diduga dibuang sembarangan oleh dua perusahaan pembuat jalan itu.
“Saya akan perintahkan instansi terkait untuk turun lapangan. Mereka akan meninjau langsung pekerjaan itu. Jika terbukti ada pengrusakan lingkungan, proyek itu akan dihentikan. Kontraktornya harus bertanggungjawab,” ujar Sekkab Boltim Ir Muhammad Assagaf, menjawab pertanyaan wartawan, kemarin.
Pernyataan ini dilontarkan Assagaf menyusul tengara pengrusakan lingkungan oleh dua perusahaan pengerja jalan itu, PT Gading Asli Sejati dan PT Karya Mandiri, oleh legislator Boltim, Abdul Rahman Ambarak.
“Kontraktor akan kami gugat apabila tidak secepatnya memindahkan lokasi buangan tanahnya. Ini sangat merusak lingkungan dan mengancam sumber daya alam Boltim, termasuk Danau Bunong,” ujar Ambarak via ponselnya.
Sementara itu, dari dua perusahaan itu, hanya Wan Supit dari PT karya Mandiri yang berhasil dihubungi. Menurutnya, tanah hasil potongan gunung itu dibuang di lokasi itu atas seijin pemilik lahan. “Malah ada sejumlah warga sekitar yang meminta tanah potongan itu dibuang di lahan pekarangan dan kebun mereka,” jelasnya.
Lanjutnya, bila ada pekerjaannya yang berdampak merusak lingkungan, dia menegaskan akan menuruti peraturan Pemkab, termasuk memindahkan lokasi pembuangan tanah tersebut.
Yapi Senduk dari PT Gading Asli Sejati, sampai berita ini ditayangkan belum berhasil dihubungi.(tr7)


