SHS Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015
Topik Terkait
RADARMANADO.COM, MANADO—Polda Sulut menggelar apel pasukan Operasi ketupat 2015, Kamis (9/7) di Mapolda. Gubernur Sulut SH Sarundajang tampil sebagai inspektur upacara dalam apel pasukan pengaman Idul Fitri tersebut. Gelar pasukan yang serentak dibuat di semua Polda se-Indonesia bermaksud mengecek kesiapan personil dan kelengkapan peralatan yang akan mengamankan perayaan Idul Fitri 1436 H 2015.
Gubernur Sulut SH Sarundajang mengharapkan operasi membutuhkan sinergitas seluruh stakeholders. “Kita semua berharap masyarakat di seluruh penjuru tanah air dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib dan penuh khidmat,” ungkap SHS.
Pelaksanaan Operasi Ketupat melibatkan 1500 anggota Polri yang tersebar hingga ke pelosok di daerah Sulut. Operasi ini akan didukung personil TNI dan Satuan Pol-PP di tiap kabupaten/kota se-Sulut.
Perayaan Idul Fitri jelas SHS, memiliki karakteristik yang khas, karena bukan hanya sebagai momentum perayaan keagamaan tetapi sudah berkembang menjadi bagian tradisi atau budaya, sehingga datangnya hari lebaran setiap tahunnya selalu disertai dengan peningkatan aktivitas masyarakat melaksanakan mudik ke kampung halaman ntuk melakukan kegiatan silahturahim dengan sanak saudara. Aktivitas masyarakat yang meningkat ini, tentu menurut Gubernur mempunyai implikasi terhadap arus pergerakan orang dan barang, mobilitas transportasi serta transaksi perekonomian di seluruh penjuru tanah air, baik pada waktu menjelang, pada saat maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Peningkatan aktivitas masyarakat dan pergerakan perpindahan orang dan barang, dalam menyambut perayaan idul fitri akan menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak kita kelola dengan baik,” tutur SHS.
Ia mengingatkan, operasi yang perlu diperhatikan, yakni pelaksanaan ibadah puasa, takbiran, Sholat Ied, kegiatan transaksi belanja, mudik, rekreasi atau wisata serta kegiatan distribusi bahan pokok masyarakat dan BBM. “Sedangkan permasalahan kamseltibcar lantas yang harus kita atasi karena adanya peningkatan volume arus lalu lintas kendaraan dan barang yaitu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,” beber guverbur.
Sementara itu, Polda Sulut juga menerima bantuan dari PT Jasa Raharja Sulut berupa peralatan penunjang bagi Polisi lalu Lintas yaitu rompi, jas hujan, traffic cone dan alat pendeteksi kadar alkohol. Selain menyiapkan personel, Polda Sulut dan jajaran juga akan mendirikan pos-pos pengamanan dan pelayanan. Nantinya, pos-pos ini akan ditempatkan diberbagai titik strategis, seperti jalur mudik, terminal, pelabuhan, bandara, pasar, pusat perbelanjaan dan obyek wisata. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merasakan suasana aman dan nyaman baik sebelum, saat maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.
Hadir juga dalam gelar pasukan Ops Ketupat ini, diantaranya dari Unsur Pimpinan TNI-Polri, Pimpinan Forkopimda Sulut dan Kota Manado, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Sat Pol PP, serta Dinas Damkar. (kim)


