Butuh Pertolongan Pertama, Tinggal Telepon 118
Topik Terkait
RADARMANADO.COM, MANADO-Gagasan Wali Kota GS Vicky Lumentut untuk membuka Call Center di bidang kesehatan bagi masyarakat Manado, terwujud. Pemkot Manado bersama dokter-dokter ahli bedah menjawab kebutuhan itu, dengan menyosialisasikan Call Center 118 dan Safe Community, Selasa (1/9) di aula Serbaguna Pemkot Manado. Para ahli bedah dari Jakarta itu mengakui, Kota Manado butuh satu model layanan cepat di bidang kesehatan. Spesialis ahli bedah dari Jakarta, Prof Dr Aryono D Pusponegoro menuturkan, Call center 118 dan Safe Comunity bertujuan memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan dan sakit dadakan. “Saya mengimbau masyarakat yang mengalami kecelakan atau sakit mendadak, yang membutuhkan pertolongan pertama, langsung telepon ke 188. Kami jamin dalam jangka waktu lima menit tim medis kami akan langsung memberi pertolongan pertama,” ungkap Pusnegoro, Selasa kemarin.
Ia menambahkan, layanan ini penting, karena masih banyak Puskesmas dan Rumah Sakit yang dikeluhkan warga, selama memberi pertolongan pertama. Selain itu, pertolongan pertama juga untuk menekan angka kematian.
Pusnegoro berterima kasih ke Wali Kota GSVL yang sudah menggugah para dokter dan meminta kerjasama untuk layanan cepat itu. “Ini ide cemerlang wali kota. Tentu selanjutnya bukan hanya kerjanya wali kota saja. Masyarakat juga harus terlibat dalam hal ini. Nah makanya kami dari dokter-dokter ahli nantinya, akan memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kalau ada warga yang kecelakan, bisa diberikan pertolongan pertama. Sebelum tim dari rumah sakit datang,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota GS Vicky Lumentut berterima kasih atas partisipasi dan kerjasama para dokter. “Ini bagian dari upaya menekan angka kematian. Kemudian respon pemerintah memberi pertolongan pertama ke warga yang sakit dadakan atau kecelakaan. Saya berterima kasih juga kepada dokter-dokter ahli bedah yang merespon baik program ini,” salut GSVL.
Ia juga berharap, pemerintah kelurahan dan kepala-kepala lingkungan, ikut menyosialisasikan ke masyarakat mengenai Call Center 118 dan Safe Community. “Tujuan kita, pasien dan korban tidak antri di puskesma dan rumah sakit, tapi dilayani dulu oleh dokter-dokter profesional,” tandas Ketua Partai Demokrat Sulut itu. Pemerintah kata dia, terus meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat,” ujar Lumentut.
Hadir juga dalam sosialisasi itu, para ahli bedah lain, yakni Dr Heyber Sapan, Dr Jimy Panelewen. (tr-33/kim)






