Jadi Alternatif Warga di Akhir Pekan
Topik Terkait
Kota Manado identik dengan nama kota ekowisata. Ya, karena Manado banyak tempat wisata yang membuat warga terkesima dan betah untuk menikmati keindahan alamnya.
PANTAI Malalayang salah satu tempat wisata favorit warga Manado. Selain gratis, Pantai Malalayang juga sangat indah dan eksotis dengan panorama alam yang memanjakan mata pengunjung. Pantai ini dihiasi batu-batu dipinggiran pantai, serta terumbu karang terbentang luas sejauh mata memandang saat waktu air mulai surut.
Setiap hari, Pantai Malalayang sering dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati keindahannya. Pohon-pohon yang berjejer di pinggir pantai membuat pengunjung merasa betah untuk berlama-lama menikmati dan menghabiskan hari libur mereka di tempat itu. Pantai Malalayang juga dijadikan warga untuk mengais rezeki dengan membuka warung-warung dipinggir pantai dan meyediakan tempat-tempat duduk yang mengarah ke lautan lepas sembari menikmati hembusan angin yang begitu sejuk.
“Pantai Malalayang sudah menjadi favorit kita dari dulu. Karena jika kita datang ke Manado, hanya pantai inilah yang kita kunjungi. Selain gratis tempatnya juga gampang dijangkau. Ombak pantai pun tidak terlalu besar, bagus buat anak-anak untuk mandi dan bermain,”ujar Faida Syafii (34), warga asal Minahasa, kemarin.
Sejak dahulu, Kota Manado identik dengan Pantai Malalayang. Semua orang yang datang ke Kota Manado pasti menyempatkan untuk menikmati pantai ini.
Setiap hari libur Pantai Malalayang banyak dipilih masyarakat untuk nongkrong maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Karena pantai ini dinilai mempunyai karismatik terendiri. Masyarakat berbondong-bondong datang ke pantai ini dengan berbagai macam tujuan. Ada yang menikmati pemandangan laut birunya, ada yang mandi dan berenang di laut sembari menikmati terjangan ombak-ombak kecil di pinggiran pantai. Kemudian, ada pula mendokementasikan segala aktivitas selama berada di pantai. Yakni, dengan foto bersama teman-teman, keluarga serta kerabat dan tak lupa pula selfie-selfie.
“Inilah wisata gratis untuk masyarakat Manado. Pantai Malalayang semua bisa datang dan menikmatinya. Bukan hanya orang yang berduit saja yang bisa merasakan tetapi semua kalangan masyarakat. Kami berharap pemerintah lebih memperindah tempat ini, dengan menambah sarana dan prasarananya. Agar Pantai Malalayang semakin hari semakin ramai dan semakin banyak pengunjung yang datang,” tutur Mahasiswa Unsrat, Fadli Karim.
Selanjutnya, pemilik warung dipingir pantai Malalayang Fatimah (36) menuturkan Pantai Malalayang adalah sumber kehidupan keluarganya.
“Penghasilan kami sehari-hari dari Pantai Malalayang ini, yaitu dengan usaha kecil-kecilan dipinggiran pantai. Pantai ini adalah sumber kehidupan kami. Semakin banyak pengunjung yang datang, maka kita juga ikut merasakan hasilnya juga. Semoga pantai ini akan terus menjadi tempat wisata favorit warga Manado dan warga luar,”kata Fatimah, sembari bersyukur.(***)






