Menengok Stadion Dr SHS di Kawangkoan, Karpet Merah Jadi Objek Wisata Baru
Topik Terkait
Di Manado terkenal dengan objek wisata Karpet Biru, di Mapanget. Nah, di Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, memiliki objek wisata yang mirip yang disebut Karpet Merah.
Laporan: La Abut, Kawangkoan.
JARUM jam menunjukkan tepat 15.45 Wita sore kemarin. Ratusan orang sudah memadati Stadion Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) di Lingkungan II, Kelurahan Sendangan Selatan, Kawangkoan. Bukan untuk menonton perlombaan, tapi mereka sekedar lari-lari kecil, mejeng, dan foto-foto ria di Karpet Merah. Ini bukan karpet betulan, tapi lintasan lari yang terbuat dari karet sintetis (mirip Karpet Birut, Mapanget).
Stadion itu memand di dominasi warnah merah. Kursi tribunnya juga merah. Menurut warga sekitar alasannya sih, karena kepala daerah setempat partainya warna merah.
Stadion yang belum lama diresmikan ini memang bukan hanya sarana olahraga, tapi menjadi objek wisata juga. Lokasi yang jadi primadona warga untuk berselfie ria adalah Karpet Merah.
“Ini menjadi tempat wisata baru. Karena tempat ini sejuk. Saya pikir ini menjadi ikonnya Kawangkoan. Jadi ketika orang-orang berkunjung ke Kawangkoan, pasti akan meluangkan waktu untuk menyambangi stadion dengan Karpet Merah ini,” kata Joice Liouw, salah satu pengunjung.
Pala Lingkungan II, Desa Sendangan Selatan, Kawangkoan Lexi Rondonuwu, mengatakan, keberadaan stadion dan Karpet Merah memang telah menjadi daya tarik. Terbukti banyak orang datang ke Kawangkoaan.
“Jika di waktu libur, misalnya hari Minggu. Banyak orang-orang yang datang foto-foto di sini. Meskipun, pekerjaan stadion belum selesai 100 persen. Makanya, gerbang masuk masih ditutup. Namun, jika pekerjaannya sudah selesai, pasti ini akan menjadi tempat wisata baru,” jelas Lexi.
Dia pula mengatakan, lintasan yang berwarna merah itu terbuat dari karet. “Itu namanya, bukan karpet . Karena itu terbuat dari karet. Namun, karena yang lebih tren istilah karpet, maka diklaimlah dengan sebutan karpet merah,” tuturnya.
Lexi menambahkan, panjang Karpet merah sekira 400 meter. Selain itu, stadion juga terdapat dua tribun dengan kapasitas 470 penonton. Masing-masing tribun dilengkapi 16 toilet dan terdapat ruang ganti.
“Di samping stadion, tepatnya di bukit itu (gunung samping stadion) sudah sementara dibangun patung Tuhan Yesus. Stadion juga dilengkapi ruang pertemuan. Sedangkan, lapangan stadion untuk tempat bermain bola kaki rumputnya adalah rumput gaja Bogor,” jelas Rondonuwu.(***)






