Tugas Pelayan Melayani Bukan Dilayani
Topik Terkait
RADARMANADO.COM, RATATOTOK - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 dan pertemuan Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPG) GMIM, digelar di Pantai Lakban, Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra) Jumat (4/9) kemarin. Sekira enam ribu peserta hadir dalam pelaksanaan kegiatan akbar tersebut.
Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM, Pdt Dr HWB Sumakul menjadi khadim dalam ibadah puncak itu, mengambil bahan bacaan Alkitab dari Injil Yohanes Pasal 13:12-30.
“Jadilah pendeta yang melayani seturut teladan Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja,”ujar Sumakul.
Ketua Pembina Panitia HUT ke-19 dan pertemuan KKPG, Olly Dondokambey SE, mengatakan, rangkaian ini menjadi momentum untuk maju dalam kebersamaan. “Pendeta dan guru agama adalah pekerjaan untuk melayani. Karena itu, pekerjaan ini menjadi ujung tombak untuk mengantar GMIM menjadi persekutuan yang diberkati,” tutur Olly-sapaan akrab- calon gubernur Sulut yang hadir bersama Ketua DPRD Sulut yang juga cawagub Sulut, Drs Steven Kandouw.
Olly mengungkapkan, momentum HUT dan pertemuan KKPG ini merupakan perwujudan syukur atas penyertaan Tuhan dalam pelayanan dan pekerjaan GMIM.
“GMIM memberi kontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi dan pembangunan di daerah ini. Dan menjadi tantangan ke depan semakin membuktikan komitmen itu. Yakni mewujudkan kata-kata dalam perbuatan nyata,” katanya.
Ketua KKPG, Pdt Joice Sumakul Kaunang STh berharap, para pendeta dan guru agama bisa menjadi teladan di tengah jemaat dan masyarakat.
“Tidak saja pendeta dan guru agama bersangkutan. Tetapi keluarga pendeta dan keluarga guru agama. Karena menjadi mengemban tugas pendeta dan guru agama, berarti tanggungjawab gerejawi yang harus rela berkorban, dipanggil menjadi berkat, dan memiliki jiwa empati di tengah sesama pendeta serta guru agama dan keluarganya. Demikian juga kepada semua jemaat dan masyarakat,”ujarnya.
Kegiatan perayaan HUT ke 19 dan pertemuan KKPG ini menjadi lebih meriah dengan berbagai acara utamanya pembagian door prise dengan hadiah utama paket perjalanan dan penginapan ke Bali, pulang pergi untuk satu keluarga pendeta atau guru agama, difasilitasi oleh Ketua Umum Panitia yang juga Bupati Mitra, James Sumendap SH.
Kegiatan ini juga terdapat dua keluarga yang beruntung membawa pulang dua unit sepeda motor Honda Revo. Yakni pendeta dari wilayah Tondano II Rayon Minahasa dan pendeta di wilayah Sinonsayang Rayon Minahasa Selatan.
“Dua unit motor ini sumbangan pak Olly dan pak Steven. Tetapi diberikan jauh sebelum mereka ditetapkan menjadi cagub dan cawagub,” jelas Sumendap.
Selain dua unit sepeda motor, door prise lainnya yang juga disediakan adalah dua unit lemari es. Kemudian masing-masing 10 buah tv, magic com, dispenser, kipas angin, dan kompor gas. “Selaku panitia dan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini, kami mohon maaf bila ada kekurangan yang didapati dalam kegiatan ini,”ujarnya.
Yang menarik, pengurus KKPG memberi apresiasi dan penghargaan kepada Sumendap atas sumbangsih dan kontribusinya sehingga kegiatan ini bisa tergelar dengan sukses. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Ronald Kandoli, Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke dan sejumlah anggota DPRD Mitra, para pejabat di lingkungan Pemkab Mitra, Sekretaris Umum BPS GMIM Pdt Hendry Runtuwene dan jajaran BPS GMIM, Predir PT Newmont Minahasa Raya David Sompi, warga GMIM yang juga Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Johny Runtuwene dan Vonny Paat, serta undangan lainnya. Panitia juga membebaskan peserta dari uang pendaftaran dan juga menyiapkan makanan untuk para peserta.(cw-02/scr)






