Adegan Ke-22, Dokter Muda Tewas, Pelaku Homo Bertato Jalani Rekonstruksi
Topik Terkait
RADARMANADO.COM Polsek Dimembe menggelar rekonstruksi pembunuhan dokter muda, korban Frangko Luhulima alias Dede (24), Jumat kemarin, di Desa Dimembe, Minut. Ada 32 adegan yang diperagakan pelaku LK alias Olan (24). Terungkap dalam rekonstruksi itu, korban tewas di adegang ke-22. Tikaman bertubi-tubi melesat di bagian dada korban.
Korban meninggal dengan kondisi mengenaskan, dibuang pelaku ke jurang. Terdapat 31 tusukan keji yang dibuat pelaku homo bertato. Korban Olan dibunuh pelaku, pada Minggu (14/2) malam.
Korban mengenal tersangka pada bulan September 2015 melalui facebook. Pada Oktober silam, keduanya bertemu dan menjadi pasangan kekasih. Kata korban, keduanya pernah berhubungan beberapa kali, sebagaimana sepasang kekasih. “Lumayan banyak saya berhubungan dengan korban bahkan sudah tidak pernah terhitung,” ungkap pelaku.
Tersangka mengaku, membunuh korban seorang diri. Semula tersangka menyambangi kos korban di Malalayang. “Awalnya saya berhubungan intim dulu dengan korban di kos. Lalu pukul 07.15 saya mengajaknya jalan-jalan, mengarah ke Desa Patokaan dengan mobil korban jenis toyota evios valko warna putih. Itu sudah rencana saya untuk membunuh korban karena tidak ingin aib saya dibongkar korban,” tutur tersangka.
Di perjalanan, korban sempat melihat tersangka membawa pisau. Lalu korban menegur tersangka kenapa musti bawa pisau. Tersangka berdalih, di kampung ada masalah. Pisau yang dibawa untuk jaga diri. Di TKP, tersangka minta korban untuk berhenti, karena ingin buang air kecil. Saat tersangka turun buang air kecil tersangka lalu mencabut sebilah pisau sepanjang 20cm. Tersangka lalu masuk kembali ke dalam mobil dengan pisau di tangan kanannya. Ia duduk kursi depan, samping korban yang saat itu mengemudikan mobil dalam kondisi sabuk pengaman terpasang.
Tersangka lalu menghujamkan tikaman dengan tangan kanannya ke arah dada korban. Kemudian membabi buta menikam korban hingga 31 tikaman. Tersangka lalu memotong sabuk pengaman korban dan menyeret korban dari mobil mengarah ke jurang 15 meter dari TKP. Pelaku memindahkan kendaraan korban 300 meter dari TKP.
Korban ditemukan warga patokaan Joice Bawole dalam kondisi tak bernyawa.
Tersangka sempat mendengar kedatangan saksi lalu di bergegas melarikan diri melewati belakang kampung Desa Patokaan. Ia menuju Desa Wusa dan kemudian ditangkap perangkat desa dan anggota Polsek Dimembe. (*)



