Caketum Tanggung Akomodasi Peserta

Share:

RADARMANADO.COM - Politik uang terus santer terdengar menjelang diselenggarakannya Musyawarah Nasional (Munas) partai Golongan Karya (Golkar). Suara miring tersebut, nyatanya membuat elit partai berlambang Pohon Beringin tersebut geram. Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemuda kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai mengatakan, pihaknya akan menghapus batas dukungan 30 persen suara untuk Calon ketua umum (Caketum). Itu dilakukan agar potensi jual beli dukungan bisa diminalisir.
Dia menjelaskan, perubahan mekanisme pemilihan calon ketua umum juga akan diubah. Yakni menggunakan sistem voting terbuka. “Sehingga, peserta Munas akan langsung menyampaikan secara terbuka satu nama, untuk memilih A atau B. Kami akan sediakan tim verifikasi untuk ini,” ujar Yorrys.
Yorrys mengatakan, untuk mencegah politik uang maka biaya penyelengaaraan Munas akan dibebankan pada calon ketua umum. Itu berdasarkan perhitungan kebutuhan pengeluaran peserta Munas, mulai dari transpor dan penginapan. Nantinya, panitia yang akan menghitung besar pengeluaran.
“Misalnya, Rp10 milliar (biaya Munas). Kalau ada lima calon ketum, maka masing-masing setor Rp 2 miliar. Ini kami akan sampaikan pada daerah,” ujarnya.
Dia membeberkan, adanya aturan baru itu juga bertujuan untuk melahirkan pimpinan yang bisa menjadi contoh dalam perpolitikan nasional. Rencananya, wacana ini akan dibahas dalam rapat pertama harian di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, .Kemudian, dilanjutkan dengan agenda menetapkan komposisi dan personalia penyelenggara.(jpnn)

Caketum Tanggung Akomodasi Peserta | Redaksi | 4.5

Berita Lainnya

  • Merasa Tak Diajak
    On Thursday, February 25th, 2016 By

    RADARMANADO.COM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Bandung, Suryadharma Ali (SDA), minta agar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP ke...

  • Sepakat Pilih Nurdin
    On Thursday, February 25th, 2016 By

    RADARMANADO.COM - JAKARTA-Partai Golongan Karya (Golkar) akan segera menggelar Musyawarah nasional (Munas) untuk memilih Ketua umum (Ketum) baru. Kemungkinan forum pengambilan tertinggi...

  • Harus Cermat Merevisi UU KPK, Farouk: Sebaiknya Tak Diutak-atik
    On Thursday, February 25th, 2016 By

    RADARMANADO.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Farouk Muhammad meminta pemerintah dan DPR-RI tidak sekadar menunda pembahasan revisi atas Undang-Undang...

  • KPI Peringatkan Stasiun Televisi Pria Bergaya Wanita tidak Boleh Siaran
    On Thursday, February 25th, 2016 By

    RADARMANADO.COM - Para penonton televisi tidak akan melihat lagi presenter laki-laki bergaya kemayu. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat sudah mengeluarkan surat edaran...

  • FPAN: Coret RUU KPK
    On Thursday, February 25th, 2016 By

    RADARMANADO.COM - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) mendesak DPR dan pemerintah mencoret Rancangan Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari daftar Program...