DPRD Hearing PLN Molibagu
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - DPRD Bolsel melayangkan undangan rapat dengar pendapat (Hearing) kepada pihak PLN Ranting Molibagu. Ini merupakan tindaklanjut keluhan pelanggan (masyarakat) terkait membengkaknya tagihan rekening lintrik yang sanga memberatkan.
Hal itu dituturkan anggota DPRD Bolsel Harson Mooduto dan Deddy Sabihi. Menurut dua wakil rakyat asal kecamatan Posigadan ini, DPRD langsung merspon persoalan ini sebab keluhan tersebut datang dari masyarakat dihampir semua desa se-Bolsel.
“Memang sangat memprihatinkan karena tagihan mereka tiba-tiba melonjak berkali lipat. Ada yang biasa membayar 70 ribu atau 80 ribuan perbulan, sekarang menjadi 500 ribuan. Bahkan ada yang tagihannya menyentuh 2 juta hingga 4,5 juta perbulan,” kata Mooduto yang diiyakan Sabihi, kemarin (23/2).
Sontak, persoalan tersebut menjadi perhatian DPRD. Menurut Mooduto, maksud dari hearing tersebut untuk mengetahui penyebab naiknya tagihan listrik masyarakat tersebut.
“PLN harus menjelaskan karena biaya ini sangat membebankan masyarakat. Siapa saja akan terkejut, biasanya hanya membayar puluhan ribu perbulan, namun kemudian tiba-tiba disodorkan tagihan jutaan rupiah,” ungkapnya.
Sementara itu ketika dikonfirmasi, Kepala Ranting PLN Molibagu Monang tidak menjelaskan secara rinci mengenai penyebab melonjaknya tagihan listrik warga Bolsel. Dia hanya menjelaskan keadaan teknis, peralatan dan sebagainya.
“Besok (hari ini, red) kami akan memenuhi undangan hearing DPRD. Intinya, sekarang ini kami sementara proses perbaikan mesin dan jaringan listrik,” ucap Monang yang dihubungi via ponselnya, kemarin (23/2).(ail)






