PKB Bahas Pembubaran DPD, Dinilai Kurang Maksimal
Topik Terkait
RADARMANADO.COM JAKARTA-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 5-6 Februari 2016, di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta. Di dalam agenda acara selama dua hari tersebut, PKB bakal mengobok-obok keberadaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dugaan tersebut tergambar dalam pernyataan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat jumpa pers, Selasa (2/2) lalu. Cak Imin-sapaan akrab Muhaimin Iskandar, mengatakan ada tiga isu besar akan dibawa dalam forum Mukernas ini.
Tiga isu besar yang dimaksud yakni terkait diantaranya keberadaan DPD-RI yang dianggap kurang maksimal. Kehadiran DPD dinilai tidak memberikan hasil kerja yang signifikan bagi negara. DPD juga tidak mempunyai kewenangan potensial di dalam tata negara yang dimiliki Indonesia.
“Apakah nanti kami minta dibubarkan (DPD) saja,” kata Muhaimin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Jakarta, saat menggelar jumpa pers jelang Mukernas PKB, Selasa (2/2) lalu.
Secara terpisah Ketua DPD-RI Irman Gusman menolak wacana pembubaran DPD-RI yang masuk dalam agenda Mukernas PKB.
“Tentu, kami menolak wacana pembubaran DPD-RI. Sebab, lembaga ini lahir sebagai hasil perjuangan reformasi yang menghendaki terwujudnya keseimbangan dua kamar (DPR-DPD RI, red) untuk terwujudnya check and balanced,” kata Irman di Gedung Nusantara III, di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (4/2) lalu.
Kalau konteksnya evaluasi, kata Irman, patut didukung dan momen terbaiknya berbarengan dengan pengkajian dihidupkannya kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), melalui amandemen UUD NRI 1945 nanti.(jpnn)






