Vicky-MOR Menang (Sementara) Kubu HJP-Ai Juga Klaim
Topik Terkait
RADARMANADO.COM MANADO-Harapan PDI Perjuangan untuk merebut kursi eksekutif Manado, agaknya berat. Data beragam instansi independen dan media center, termasuk website KPU pusat, menunjukkan partai berlambang banteng itu, sulit menang.
Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-Mor) hampir pasti memenangkan pertarungan di Pilkada Manado. Laman KPU www.pilkada2015.kpu.go.id sampai pukul 11.35 Wita, menunjukkan paslon nomor urut 1 (Dr. Harley Mangindaan dan Jemmy Asiku) meraih 34.856 suara (31,93%). Kemudian, GSVL-Mor memperoleh 38.365 Suara (35,14%). Lalu paslon nomor urut 4 Hanny Joost Pajouw, SE. Ak. ME dan Gregorius Tony Rawung, SE mengumpulkan 35.948 suara (32,93%). Data masuk terdapat 57,83 % atau 469 dari 811 TPS di Kota Manado.
Data lain, catatan real count Lembaga Indo Survey dan Strategis (ISS) menunjukkan pasangan GSVL-Mor menang 34,98 persen. Menyusul HJP-Tora 32,43 persen. Sedangkan pasangan Ai-JA 31,69 persen.
Direktur ISS, Hendrasmo mengatakan, perolehan suara tiga paslon berbeda tipis. “Pasangan GSVL-Mor menang sekira 2 persen dari dua pasangan lainnya,” tegas Hendrasmo yang ikut dibenarkan oleh Karyono Wibowo dari lembaga Survey ISS, di Media Cantren GSVL-Mor di Hotel Quality Manado.
Begitupun data real count Kesbangpol Pemkot Manado, menjelaskan, posisi GSVL-Mor teratas. Ai-JA meraih 32,36 %, GSVL-Mor 35,51 % dan HJP-Tora 32,13 %. Tingkat partisipasi pemilih 51,68 %.
Terpisah, tim pemenangan AI-JA sempat mengklaim kemenangan hingga pukul 18.00 Wita, kemarin. Sumber di media center Ai-JA membocorkan, paslon usungan Gerindra-Hanura itu meraih 35,11 persen. Menyusul HJP-ToRa 32,45 persen dan GSVL-More di posisi ketiga 32,44 persen.
Tapi Ketua Tim Pemenangan Ai-JA Beny Parasan SH menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil resmi dari rekapitulasi manual dari PPS, PPK dan KPU Manado. “Saat ini semua paslon dan tim sukses klaim memang. Data masih simpang siur. Kami belum bisa simpulkan siapa yang menang, sebelum pleno KPU,” jawab Parasan via SMS, ke Radar Manado.
Data versi HJP-Tora lebih ekstrim lagi. Konon HJP disebut berhasil meraup dukungan suara pemilih sebesar 41 persen. Sedangkan GSVL-Mor 35 persen dan Ai-JA 24 persen.
“Data ini mudah-mudahan tidak berubah secara signifikan. Sebab kita telah menempatkan pengawas dari relawan HJP untuk mengawal logistik pilkada, baik di kelurahan maupun di kecamatan,” kata Ketua Tim Pemenangan Independen HJP-ToRa, Drs Royke Suot, MSi.
Ketua KPU Manado Yusuf Wowor menyampaikan, proses rekapitulasi akan dimulai dari tingkat kecamatan. “Kita berikan waktu 4 hari kepada PPK untuk menyelesaikan rekap dan itu dimulai besok (hari ini, Red),” kata Wowor yang juga menginformasikan data resmi yang masuk di KPU baru sekira 26 persen. “Belum final dan masih terus berubah,” kunci Wowor.
Partai Demokrat memberikan pernyataan politik mengenai kepercayaan publik terhadap GSVL-Mor. Sekretaris PD Sulut Marthen Manoppo menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Manado yang masih memberikan kesempatan bagi Vecky Lumentut dan Mor Bastian untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2016-2021.
“Ucapan terimah kasih juga kami sampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tetap konsisten melaksanakan pilkada hari ini. Meskipun diakui banyak sekali tekanan yang mereka terima. Kami angkat jempol dengan KPU Kota Manado,” tutur Manopo.
Sementara itu, Komisioner KPU Sulut Ardiles Mewoh menjelaskan website www.pilkada2015.kpu.go.id sah dan bisa diakses masyarakat. Menurutnya, website itu bentuk akuntabilitas publik KPU. “Itu real count. Basis datanya C1 di setiap TPS. Jadi dari tiap TPS langsung dikirim ke KPU,” jelas Mewoh sembari menambahkan website tersebut milik KPU pusat.
Tapi lanjut Mewoh, hasil sahnya tetap menunggu hitungan manual dan pleno KPU. Namun menurutnya, tidak akan beda jauh dengan yang tersaji di website milik KPU tersebut. “Data real count itu juga belum semua masuk. Waktunya biasa 1×24 jam baru rampung keseluruhan,” tutupnya kemarin (17/2).
Sementara itu, personil PDIP Tedy Kumaat menegaskan, hingga saat ini PDIP masih menunggu hasil resmi rekapitulasi PPK dan KPU Manado. “Masih tunggu hasil KPU. Kami belum bisa berkomentar lebih,” tutur Kumaat.(*)



