Kadis ESDM Terancam Dicopot, Imbas Pemadaman Listrik Berkepanjangan
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Pemadaman listrik di seantero Kabupaten Bolaang Mondondow Selatan (Bolsel) yang masih berlangsung, membuat gusar Bupati Hi Herson Mayulu (H2M). Tak pelak, Herson kembali minta agar pimpinan PLN Molibagu diganti.
Orang nomor satu di Bolsel ini, memerintahkan Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sahril Gaib, segera menyurat kepada pimpinan PLN Sulutenggo di Manado terkait permintaan pergantian Kepala PLN Ranting Molibagu. Jika permintaan tersebut tidak digubris, Sahril harus siap menelan ‘pil pahit’. Dia akan dicopot dari jabatannya.
“Saya tunggu sampai Senin (4/4) depan. Kalau Kepala PLN Molibagu belum diganti juga, terpaksa Kepala Dinas ESDM yang saja nonjobkan,” tegas Herson.
Bupati mengatakan, masalah listrik di Bolsel adalah salah satu tugas sekaligus tanggungjawab dinas ESDM untuk mengatasinya.”Karena itu jika masih tetap, hari Senin (4/3) saya akan lantik pelaksana tugas kepala dinas DESDM,” ujarnya.
Herson mengaku sudah jenuh dengan pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap hari. Sejumlah kegiatan Pemkab termasuk rapat dan paripurna DPRD terganggung akibat listrik padam.
Menurutnya, dia sudah komunikasi langsung dengan pimpinan PLN di Manado dan sejauh ini laporan dari PLN Molibagu tidak ada masalah. “Tanggal 27 Maret saya SMS-an dengan Kakanwil PLN. Jawaban beliau (Kakanwil PLN, red) seharusnya tidak padam lagi di Bolsel karena sudah cukup daya,” kata Bupati sambil menunjukkan isi SMS kepada sejumlah wartawan, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
“Tanggal 28 Maret, kami SMS-an lagi. Jawaban beliau (Kakanwil PLN, red) seperti ini; ‘Baiklah minggu ini kami akan cek ke lokasi’. Berati beliau janji mau datang ke (Bolsel, red) sini minggu ini,” sebutnya yang kembali menujukkan pesan singkat Kakanwil PLN di ponselnya.
Secara terpisah, Sahril membenarkan pernyataan dan perintah bupati tersebut. Menurut dia, surat permintaan itu sudah siap dikirim ke kantor PLN Sulutenggo di Manado.
“Besok (hari ini, red) kita antar surat itu,” ucap Sahril.
Dia mengaku, sudah berkoordinasi dengan pimpinan PLN termasuk kepala PLN Molibagu.
“Saya katakan kepada dia (kepala PLN Molibagu, red) bahwa ini harus dilaksanakan. Intinya, hanya ada dua pilihan kalau bukan dia yang diganti, saya,” aku mantan kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) Bolsel ini.(ail)







