LKPD Diserahkan 31 Maret
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Pemkab Bolsel sudah siap menghadapi audit rinci dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoenesia (BPK-RI). Terbukti, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sudah masuk tahap perampungan (finalisasi). Bahkan, ditarget per 31 Maret nanti LKPD sudah diserahkan kepada pihak pemeriksa eksternal.
“LKPD sudah di tahap finalsasi. 31 Maret nanti kita serahkan,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Arvan Ohy yang juga sebagai pesonil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bolsel.
Dia menuturkan, usai penyerahan LKPD tersebut diperkirakan sekitar seminggu kemudian auditor BPK-RI sudah masuk melakukan audit rinci.
“Belum ada informasi, tapi biasanya seperti itu. Yang jelas, usai kita serahkan (LKPD), biasanya langsung keluar jadwal audit,” kata mantan Kepala Bagian Umum ini.
Soal target opini, kata Arvan, harapan Pemkab Bolsel mempertahankan opini tahun lalu yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Harus lebih baik dari tahun kemarin, atau minimal mampu mempertahankan. Tapi, semuanya tergantung hasil audit sebentar. Intinya kita tetap optimis dan selalu berusaha maksimal,” ucapnya.
Di sisi lain, upaya Pemkab Bolsel merebut kembali WTP cukup terlihat. Sebut saja, terus mengoptimalkan pengembalian Tuntutan Ganti Rugi (TGR), giat melakukan pembekalan pengelolaan keuangan mulai dari tingkat desa, hingga tingkat satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan menerapkan pola atau sistem pengelolaan keuangan lebih efektif.
“Sekarang kita sudah menerapkan pengelolaan keuangan berbasis akrual. Kemudian sistem Uang Persediaan (UP) di SKPD juga kita dirubah polanya dengan sistem nontunai,” sambungnya.
Terkait UP sistem nontunai dinilai sangat efektif. Pasalnya, bendahara di setiap SKPD tidak lagi memegang uang tunai. Uang tersebut ditansfer ke rekening SKPD. Bendahara hanya mencairkan cek sesuai kebutuhan atau Surat pertanggung jawaban (SPJ).
“Jadi, uang yang keluar sesuai dengan kebutuhan, tidak lebih dan tidak kurang. Kelebihan lain, di akhir tahun anggaran, tidak ada lagi sisa saldo yang tersimpan di rekening SKPD. Secara otomatis langsung tertarik ke kas umum daerah,” terangnya.(ail)







