Pelindo Tanggung Biaya Keluarga Korban
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Keluarga Usman Nauwo (45), korban kecelakaan disambar Crane Tango saat akan memuat kontainer, meminta perhatian PT Pelindo 4 Bitung. Korban meninggal saat sedang melakukan kerja di Terminal Petikemas.
“Kami meminta pihak Pelindo 4 memberikan perhatian serius atas nasib malang yang menimpa saudara kami, terkait dengan biaya pemakaman dan juga anak korban yang berada di Gorontalo,” harap Ajis, sepupu korban, Senin (7/3).
Ia menjelaskan, korban memiliki tanggungjawab besar ditengah keluarga dimana korban (Usman Nauwo) bekerja keras untuk membiayai ketiga anaknya yang masih sekolah. Anak korban yang sulung sudah kuliah disalah satu universitas, yang kedua kelas 3 SMU dan yang Bungsu Kelas 1 SMP.
“Bagaiman nasib anak-anak korban sepeninggal ayahnya, masalahnya korban menjadi tumpuan harapan keluarga dalam memenuhi semua kebutuhan dalam rumah termasuk untuk biaya makan sehari-hari dan studi untuk ketiga anaknya,” ungkap Ajis.
Ia berharap, karena korban meninggal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab di area PT Pelindo 4 Kota Bitung, ada perhatian ekstra dari Pelindo sepeninggal korban, demi kelangsungan masa depan anak-anaknya.
“Sehingga studi ketiga anaknya bisa terus berlanjut untuk masa depan mereka yang adalah tunas bangsa, jangan sampai mereka gagal melanjutkan studi karena masalah dana pendidikan,” keluhnya.
Sementara itu, PT. Pelindo 4 Bitung akan mengurus kebutuhan korban mulai dari RS sampai janazah akan dibawa ke Gorontalo. Termasuk peti jenazah, mobil ambulance dan mobil yang akan dipakai oleh pihak keluarga yang akan berangkat mengantar jenazah ke Gorontalo. “Untuk hal-hal lain nanti akan dibahas dulu, yang pasti untuk saat ini sudah ada langkah kebijakan dari pihak PT Pelindo yaitu mengurus kebutuhan korban di rumah sakit sampai dengan perjalanan ke Gorontalo,” pungkasnya. (kim)








