Bolsel Antisipasi Aksi Terorisme
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Pemkab Bolsel kembali menggelar Rapat forum koodinasi pimpinan daerah (Forkopimda). Rapat yan digelar di lantai tiga kantor bupati Bolsel, Rabu (20/4) lalu, membahas terkait isu-isu strategis daerah. Terutama, soal peluang konflik yang bisa saja terjadi.
Rapat tersebut dibuka Bupati Hi Herson Mayulu (H2M). Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa dari sisi letak geografis, Bolsel dinilai cukup rawan. Merupakan wilayah terdepan Sulut di sebelah selatan yang berbatasan langsung dengan Gorontalo. Selain itu, berbatasan dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) atau hanya dipisahkan laut. Kemudian, berbatasan dengan Kabupaten Bolmong Induk dan Bolmong Timur.
“Kita harus selalu wasapada. Daerah kita berhadapan langsung dengan Sulteng (Poso, red) tempat bergolaknya para teroris,” ucap Herson.
Dikatakan orang nomor satu di Bolsel ini, garis pantai Bolsel cukup panjang. Yaitu kurang lebih 294 Km. Kemudian, enam Kecamatan di Bolsel merupakan daerah pesisir.
“Ini adalah peluang. Terutama Sangadi, saya minta terus membangun komunikasi dengan masyarakat, serta aparat kepolisian dan TNI,” sambungnya.
Rapat Forkopimda tersebut, dihadiri Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1303 Bolmong Letnan Kolonel (Inf) Sampang Sihotang, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Bolmong Kompol Nanang Nugroho, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu Romel Tampubolon, dan Ketua DPRD Marsel Aliu. Dalam kesempatan itu, para pimpinan lembaga di daerah yang merupakan unsur dari Forkopimda, memberikan materi atau penjelasan terkait isu-isu strategis daerah, termasuk cara mengantisipasinya.
“Kita ikuti dan dengarkan bersama bagaimana strategi untuk mengantisipasi ata mencegah agar peluang-peluang ini tidak terjadi atau dapat diatasi,” ujar Bupati H2M.
Bupati lebih menekankan kepada para Kepala Desa (Sangadi). Pasalnya, yang menjadi ujung tombak pemerintah yang setiap saat berhadapan dengan rakyat adalah Sangadi.
“Mari kita jaga persatuan. Bangun terus komunikasi yang baik. Ajak masyarakat terus waspada, tapi jangan dibuat resah,” tegasnya.(ail)



