Deprov Jadilah Tuan Rumah Yang Baik, Rajin Kunker Luar Daerah, Malas Terima Tamu
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Kekompakan dan performa Legislator Sulut mulai dipertanyakan. Para penghuni gedung cengkih Sario itu, benar-benar jadi sasaran kritik sejumlah pihak. Itu lantaran, DPRD Sulut ditengarai tak memiliki etikat baik dalam menerima kunjungan tamu kedinasan. Pasalnya, di banyak kunjungan DPRD luar daerah ke sekretariat DPRD Sulut hanya diterima segelintir wakil rakyat Sulut. Buntutnya Jumat pagi (15/4) kemarin kunjungan 25 anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banten yang dipimpin Adde Rosi Khoerunnisa, Wakil Ketua DPRD Banten, hanya diterima 3 anggota DPRD Sulut, yakni: Wenny Lumentut, James Karinda dan Marlina Moha Siahaan. Tak itu saja, meskipun disaat bersamaan, DPRD Sulut tengah menggelar rapat pansus LKPJ bersama SKPD-Pemprov Sulut.
Ironisnya pantauan harian ini rapat hanya diikuti tak lebih dari 10 anggota Pansus. Lantas kemana yang lain?
Terkait hal itu, pengamat politik dan pemerintahan, Taufik Tumbelaka, melempar fenomena itu menjadi otokritik bagi para wakil rakyat. Menurutnya anggota DPRD Sulut harus memiliki kepekaan dalam menjaga harmonisasi antar lembaga. Mestinya DPRD tidak membangun citra yang kurang baik. Apalagi dengan adanya kunjungan dari DPRD Banten. “Nantinya kita dibilang bukan tuan rumah yang baik. Karena image yang muncul di masyarakat kalau berangkat bergerombolan, sebaliknya jika ada tamu yang datang anggota dewan malas menerima,” ujar Tumbelaka, Minggu (17/4) kemarin.
Begitupun komentar Aktivis Kota Frangky Tjiwili. Ketua Ikatan Mahasiswa PSP pasca sarjana Unsrat itu, mengingatkan DPRD untuk lebih menunjukkan sikap menghormati tamu. “DPRD harusnya ingat, bahwa mereka juga sering melakukan perjalanan dinas. Dengan begitu mestinya mereka lebih memiliki etikat yang baik dalam melayani dan menerima kunjungan dinas dari luar. Tapi kalau begini berarti kan kurang baik,” komentar Tjiwili, Minggu malam kemarin. (*)



