APBD-P, Pemkab Pertajam ODSK
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Pada penyusunan APBD Perubahan (APBD-P) 2016 nanti, Pemkab Bolsel akan lebih mempertajam kegiatan yang menunjang program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Ini dilakukan Pemkab karena angka kemiskinan di Kabupaten Bolsel relative maih tinggi. Dengan program ODSK, Pemkab yakin bisa menekan angka kemiskinan tersebut.
Untuk ukuran Sulut, Bolsel merupakan daerah yang angka kemiskinannya tertinggi kedua. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) 2015, warga miskin bolsel sebanyak 5.580 Kepala Keluarga (KK), atau hampir 14 persen dari jumlah penduduk 70.000an jiwa. Pemkab menilai program ODSK salah satu solusi paling ampuh guna mengikis angka kemiskinan tersebut.
“Salah satu program prioritas kita saat ini adalah memerangi kemiskinan,” sahut Bupati Hi Herson Mayulu (H2M), di setiap kesempatan saat membawakan sambutan soal program Pemkab Bolsel.
Orang nomor satu ini juga menegaskan, dalam APBD-P nanti tidak penambahan anggaran perjalanan dinas di lingkup Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penganggaran akan mengarah pada program prioritas yang menyentuh langsung kepentingan
masyarakat. “Tidak ada penambahan anggaran perjalanan dinas karena Pemda fokus pada program ODSK,” tutur orang nomor satu ini.
Sementara itu, Dinas Sosial mencetus sejumlah program dalam menopang pengentasan kemiskinan. Tahun ini, Dinas Sosial
Bolsel akan membangun 25 unit Rumah Layak Huni (RLH) dengan total anggaran Rp 875 juta. Selanjutnya pengadaan kursi roda sebanyak 20 unit, bantuan kelompok usaha bersama (Kube) senilai RP 750 juta dan paket bantuan bencana Rp100an juta. “Sasaran program ini tentu warga masyarakat miskin,” sebut Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Nelly Kasiaraja.(ail)