Forjubir Gagas Kuliah Umum Bahaya Narkoba di Unklab
Topik Terkait
RADARMANADO.COM - Antusiasme warga Minut mendapatkan pencerahan terhadap bahaya narkoba patut diacungi jempol.
Pasalnya, kuliah umum yang digagas Forum Jurnalis Biro Minahasa Utara bekerjasama dengan Pemkab Minut dan BNN Provinsi berjalan sukses.
Kuliah umum itu awalnya akan dibawakan kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Selasa (3/5) kemarin di Unklab karena urusan mendadak digantikan Deputi Pencegahaan BNN Antar Sianturi.
“Pak Budi, memohon maaf karena, tidak bisa memberikan kuliah umum dikesempatan ini. Beliau mendadak dipanggil Presiden Jokowi, untuk rapat bersama, membahas pemberantasan narkoba di Indonesia. Jadi, saya ditugaskan beliau untuk menggantikannya,” kata Sianturi, sebelum menyampaikan materi terkait penyebaran dan bahaya narkoba.
Dalam pemaparanya, Sianturi mengupas rentannya penggunaan narkoba terhadap anak muda dan anak di bawa umur. “Jangankan anak muda. Anak-anak yang masih sekolah di Taman Kanak-kanak pun, sangat rentan terhadap penggunaan obat pembuat malas dan berbahaya tersebut,” tuturnya.
Lanjutnya, kemungkinan anak terjerumus terhadap bahaya narkoba bisa terjadi Itu bisa dikarenakan, kurangnya perhatian orang tua terhadap anak. “Untuk itu peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak sangatlah mutlak dilakukan. Untuk mencegah bahaya narkoba ini tingkatkan fungsin pengawasan semua pihak termasuk aparat keamanan pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, ada empat solusi untuk mencegah masalah narkoba, hasil kajian BNN RI. “Pertama, menciptakan komunikasi yang baik dalam keluarga dan kingkungan. Kedua, mewaspadai penjualan permen dan orang tak dikenal. Ketiga, awasi perdagangan. Dan keempat, awasi perbatasan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Antar juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang terkait, untuk berperan aktif melawan narkoba.
“Kami mengimbau, jika ada hal-hal yang mencurigakan, harap segera dilaporkan ke pihak kami, atau hubungi kantor polisi terdekat,” imbaunya.
Sementara itu, Rektor Unklab, Dr Amelius Tommy Mambu MA PhD, memiliki harapan besar kepada generasi muda. “Saya berharap generasi muda yang terjerumus dalam penggunaan narkoba akan berkurang, dan tidak ada lagi yang akan menggunakan narkoba. Bukan hanya masasiswa Unklab saja. Tapi juga, untuk generasi muda di luar sana,” katanya.
Senada, Wabup Joppy Lengkong, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan, harus terus dilakukan pencegahan. “Semoga tak akan ada lagi, generasi muda yang terjerumus dengan narkoba. Semua pihak yang terkait harus lebih proaktif,” tukas Joppi.
Ketua Dewan Berty Kapojos, saat ditemui usai kegiatan menyatakan kuliah umum ini diharapkan biar menjadi pembelajaran bagi semua untuk tidak mendekati ataupun mecoba-coba Narkoba.
“Nah emua yang hadir saat ini, bisa menjadi agen-agen untuk menyampaikan kepada keluarga, teman, kepada semua, tentang bahaya penggunaan narkoba. Kami juga akan mendukung setiap program pemerintah, terkait pencegahan penggunaan dan pengedaran narkoba,” tutup Kapojos.(*)



