DINANTIKAN MASYARAKAT, PARTISIPASI MAHASISWA PAPUA DALAM HUT KEMERDEKAAN RI

DINANTIKAN MASYARAKAT, PARTISIPASI MAHASISWA PAPUA DALAM HUT KEMERDEKAAN RI

0
BAGIKAN
Mahasiswa Papua di Provinsi Sulut

MANADO – Menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 71, berbagai persiapan acara terus dilakukan oleh berbagai pihak. Demi suksesnya agenda kenegaraan tersebut, dibutuhkan dukungan dari segenap komponen masyarakat, termasuk para mahasiswa asal Papua. “Di Sulut banyak adik-adik mahasiswa Papua yang menimba ilmu. Tentunya saya dukung partisipasi mereka dalam peringatan HUT RI mendatang, kan mereka juga Warga Negara Indonesia (WNI)”, ujar salah satu warga Sulawesi Utara, Grein Tumundo. Menurutnya, kesempatan untuk belajar di luar daerah jangan disia-siakan, agar ilmu yang diperoleh bisa diaplikasikan untuk membangun tanah Papua pada masa mendatang.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yantje Imburi, salah satu warga Kota Manado asal Papua. “Melalui momentum peringatan kemerdekaan Indonesia ini, saya sampaikan agar para mahasiswa Papua di Provinsi Sulut tetap fokus untuk belajar. Janganlah terpengaruh dengan hal-hal negatif seperti narkoba, miras, dan pelanggaran hukum lainnya”, terang Jantje.

Sementara itu, menyikapi adanya ajakan pulang kampung oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Yogyakarta pasca unjuk rasa di Yogyakarta tanggal 13 s.d 14 Juli 2016, Yantje Imburi menghimbau para mahasiswa di Sulut maupun kota studi lainnya agar tidak mengindahkannya. “Jika mahasiswa Papua di Yogyakarta harus pulang kampung, bisa saja hal yang sama akan terjadi di Papua. Ajakan tersebut (AMP) saya tidak setuju, bisa menimbulkan konflik baru dan ekonomi masyarakat pasti kena dampaknya”, lanjutnya.

Seluruh WNI dinilai memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum. “Adik-adik mahasiswa Papua juga WNI, mereka bebas bertempat di mana saja di seluruh wilayah ibu pertiwi. Yang perlu dilarang adalah bukan manusianya, tetapi paham separatisnya”, tutup Jantje Imburi. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR